DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH EDUKASI LINGKUNGAN TERHADAP PEMANFAATAN BANK SAMPAH DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:RINI HIDAYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-10


ABSTRAK

Rini Hidayah, 2026, NIM 2110416320031, Pengaruh Edukasi Lingkungan terhadap Pemanfaatan Bank Sampah di Kecamatan Banjarmasin Selatan,  Kota Banjarmasin, Dr. Arif Rahman Nugroho, M.Sc.

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, yang merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di kota tersebut. Rendahnya tingkat pemanfaatan bank sampah di wilayah ini dipengaruhi oleh masih kurangnya kesadaran, akses informasi, serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Permasalahan tersebut semakin diperkuat oleh tingginya jumlah timbulan sampah di Kota Banjarmasin yang mencapai 475,75 ton per hari, sementara jumlah bank sampah yang aktif masih terbatas. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin tahun 2025, tercatat sebanyak 81 unit bank sampah terdaftar, namun hanya 26 unit yang masih beroperasi secara aktif.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk edukasi lingkungan yang diberikan kepada masyarakat, menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan edukasi lingkungan, serta mengkaji pengaruh edukasi lingkungan terhadap pemanfaatan bank sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis univariat dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan edukasi lingkungan di Kecamatan Banjarmasin Selatan berada pada kategori baik hingga sangat baik. Edukasi melalui media massa dan media sosial memperoleh nilai persentase tertinggi, yaitu 94,0% dengan kategori sangat baik. Sementara itu, pelatihan lingkungan memperoleh persentase sebesar 65,5%, penyuluhan lingkungan sebesar 67,2%, dan kampanye lingkungan sebesar 70,0%, yang seluruhnya termasuk dalam kategori baik. Tingkat partisipasi masyarakat juga menunjukkan hasil yang positif, dengan persentase kehadiran dan keterlibatan masyarakat sebesar 71,1% (baik) serta peran masyarakat setelah mengikuti kegiatan edukasi sebesar 81,6% (sangat baik). Meskipun demikian, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pengaruh edukasi lingkungan terhadap pemanfaatan bank sampah masih tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,074, yang berarti edukasi lingkungan hanya mampu menjelaskan 7,4% variasi pemanfaatan bank sampah. Adapun sisanya sebesar 92,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian, seperti tingkat kesadaran lingkungan, budaya masyarakat, serta motivasi ekonomi.

Kata kunci: Edukasi Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Bank Sampah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI