DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH BAGIAN TANAMAN PISANG (Musa paradisiaca) SEBAGAI MATERIAL BAHAN PEMBUATAN BIOPOT
PENGARANG:MUHAMMAD DICKY RAMADHAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-13


Biopot merupakan media tanam ramah lingkungan yang dapat terurai secara alami dan berpotensi menjadi alternatif pengganti polybag plastik. Tanaman pisang memiliki kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biopot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis bahan baku tanaman pisang terhadap kualitas fisikokimia biopot, menentukan formulasi terbaik, serta menganalisis biaya produksi biopot pada skala laboratorium dan simulasi usaha kecil. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan bahan baku, yaitu batang pelepah pisang 20 g, daun pisang 20 g, dan campuran batang:daun (1:1), menggunakan perekat tetap berupa PVAc 20 g, tapioka 5 g, dan gliserol 3 g. Parameter yang diuji meliputi sifat fisik berupa Impact Resistance Index (IRI), daya serap air, dan kerapatan, serta sifat kimia berupa kadar air dan pH. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Perlakuan campuran batang:daun (1:1) menghasilkan karakteristik terbaik karena memiliki struktur yang lebih kompak, kerapatan lebih tinggi, serta keseimbangan sifat fisik dan kimia yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya. Analisis biaya menunjukkan bahwa harga pokok produksi (HPP) biopot sebesar Rp7.007 per unit dengan potensi margin laba sekitar 42% apabila dijual seharga Rp12.000 per unit. Biopot berbahan tanaman pisang berpotensi dikembangkan sebagai produk ramah lingkungan yang ekonomis dan berkelanjutan.

Kata Kunci : Biopot, Tanaman Pisang, PVac, Sifat Fisikokimia, Biaya Produksi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI