DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS SPASIAL SEBARAN WISATA SUSUR SUNGAI MARTAPURA PADA RUTE TAMAN MASKOT BEKANTAN SAMPAI DENGAN SOTO BANG AMAT | |
| PENGARANG | : | AJENG | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-13 |
Sebagai "Kota Seribu Sungai", Kota Banjarmasin memiliki peluang besar dalam memajukan pariwisata berbasis air. Wisata susur Sungai Martapura menjadi salah satu ikon unggulan yang menghubungkan berbagai destinasi budaya, religi, kuliner, edukasi, dan wisata buatan. Menggunakan konsep 5A, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi wisata susur sungai di sepanjang rute Taman Maskot Bekantan menuju Soto Bang Amat. (Attraction, Accessibility, Activities, Amenities, dan Accommodation) serta menganalisis sebaran spasial dan keterhubungan keruangan antarobjek wisata.
Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif yang dipadukan dengan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta perekaman titik koordinat dari masing-masing objek wisata. Selanjutnya, analisis data dijalankan dengan mengidentifikasi potensi wisata menggunakan konsep 5A dan memetakan sebaran spasial objek wisata tersebut.analisis Average Nearest Neighbor (ANN) menggunakan analisis buffer, serta analisis jaringan (flow map) keterhubungan keruangan antar objek.
Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi sebanyak 23 objek wisata di sepanjang koridor Sungai Martapura, mulai dari Taman Maskot Bekantan hingga Soto Bang Amat, dengan wisata budaya sebagai jenis yang paling mendominasi. Ditinjau dari konsep 5A, kawasan ini menyimpan potensi wisata yang tinggi berkat daya tarik yang bervariasi, aksesibilitas yang baik, aktivitas wisata yang beragam, serta ketersediaan amenitas dan akomodasi yang memadai. Secara spasial, pola sebaran objek wisata ini cenderung mengelompok (clustered) dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) sebesar 0,781379. Selain itu, analisis jaringan dan keterhubungan keruangan memperlihatkan integrasi yang kuat antara titik keberangkatan, transit, dan tujuan, sehingga berhasil membentuk satu kesatuan koridor wisata sungai yang terpadu.
Kata kunci: Wisatasusur sungai, potensiwisata, Sistem Informasi Geografis (SIG), Sungai Martapura.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI