DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI KERAGAMAN BAKTERI RIZOSFER PADA EKOSISTEM MANGROVE DI KABUPATEN TANAH LAUT
PENGARANG:NISRINA RAMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-15


Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling beragam dan tumbuh disepanjang garis pantai tropis hingga subtropis. Salah satu kawasan pantai yang memiliki ekosistem mangrove adalah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan selatan. Ekosistem mangrove memiliki tingkat kesuburan yang tinggi, karena dipengaruhi oleh unsur hara yang terkandung dalam sedimen khususnya rizosfer. Rizosfer memiliki keanekaragaman mikroorganisme salah satunya bakteri. Bakteri rizosfer memanfaatkan eksudat akar sebagai sumber nutrisi. Bakteri rizosfer memiliki peran dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman bakteri rizosfer kawasan tanah mangrove di Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan dari September 2025 sampai Maret 2026. Pelaksanaan penelitian dilakukan di areal ekosistem mangrove, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan selatan. Identifikasi bakteri dilakukan di Laboratorium Produksi Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif, yaitu pengamatan dan pengambilan sampel tanah langsung secara purposive sampling pada kedalaman 0 – 30 cm dan 30 – 60 cm di 3 lokasi berbeda berdasarkan tipe kerapatan mangrove. Isolasi dan identifikasi bakteri dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data primer berupa karakteristik makroskopis (bentuk, elevasi, warna koloni, ukuran koloni, dan tepian koloni), karakteristik mikroskopis (bentuk sel dan warna gram), serta uji pengaruh pH.  Hasil penelitian menunjukkan keragaman bakteri rizosfer di ekosistem mangrove Kabupaten Tanah Laut Penelitian ini berhasil mengisolasi 29 isolat bakteri yang diklasifikasikan ke dalam 10 genus dari 5 famili, yaitu Bacillaceae (genus Bacillus), Micrococcaceae (genus Micrococcus dan Staphylococcus), Pseudomonadaceae (genus Pseudomonas dan Aeromonas), Neisseriaceae (genus Neisseria), serta Lactobacillaceae (genus Diplococcus, Streptococcus, Streptobacillus, dan Lactobacillus). Jumlah isolat bakteri dipengaruhi oleh kerapatan vegetasi dan kedalaman tanah, mangrove dengan kerapatan rapat menghasilkan isolat terbanyak (14 isolat), sementara lapisan tanah atas (0 – 30 cm) memiliki populasi lebih tinggi dibandingkan lapisan bawah. Secara fisiologis, mayoritas bakteri rizosfer ini bersifat neutrofilik (tumbuh optimal pada pH 7), namun ditemukan isolat dari genus Lactobacillus yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa karena mampu tetap tumbuh pada rentang pH ekstrem 3 hingga 9.

Kata kunci: Bakteri Rizosfer, Morfologi Bakteri, Mangrove, Pengaruh pH

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI