DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH VARIASI SUBSTITUSI FLY ASH DAN SILICA FUME TERHADAP SEMEN PADA KETAHANAN MORTAR DI SUHU TINGGI
PENGARANG:MIRZA NUSKHATUL HAQQI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-15


Industri konstruksi termasuk sektor yang menghasilkan emisi karbon cukup tinggi akibat pemakaian semen yang masif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah seperti fly ash dan silica fume untuk mengurangi penggunaan semen. Selain itu, mortar pada bangunan berpotensi mengalami penurunan kekuatan akibat paparan suhu tinggi. Oleh karena itu, Eksperimen ini dilakukan untuk menganalisis dampak substitusi silica fume sebesar 10% dan 15% serta variasi fly ash sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap kekuatan tekan mortar, serta mengetahui pengaruh suhu pembakaran 200°C sampai 500°C terhadap kekuatan tekan mortar.

Metode yang dilakukan berupa eksperimen laboratorium dengan benda uji mortar yang dibuat berdasarkan ASTM C109. Variasi campuran yang digunakan terdiri atas substitusi silica fume (10% dan 15%) serta fly ash dari 0% sampai 15% sebagai komponen sebagian semen. Benda uji umur 28 hari, kemudian dipanaskan menggunakan furnace selama satu jam pada suhu 200°C sampai 500°C. Setelah proses pembakaran, dilakukan uji kuat tekan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran dan suhu terhadap kekuatan mortar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi campuran silica fume dan fly ash memberikan pengaruh terhadap kekuatan mortar terhadap tekanan. Pada kondisi tanpa pembakaran (0°C), kekuatan tekan tertinggi diperoleh pada variasi mortar dengan 10% silica fume dan 5% fly ash sebesar 26,83 MPa. Meningkatnya suhu pada proses pembakaran secara umum membuat mortar kehilangan kekuatan, meskipun beberapa variasi juga meningkat kembali pada suhu tertentu. Pada suhu 500°C, variasi mortar dengan 15% silica fume tanpa fly ash menghasilkan kekuatan tekan tertinggi sebesar 19,97 MPa dan menunjukkan ketahanan terbaik terhadap suhu tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, kedua bahan tambahan tersebut memberikan pengaruh signifikan secara sinergis pada kondisi normal, namun pada kondisi suhu tinggi, penambahan fly ash yang berlebihan justru bertindak sebagai faktor pelemah (pengganggu) terhadap durabilitas mortar. Hal ini dibuktikan dengan variasi MB-0 (15% silica fume murni tanpa fly ash) yang menghasilkan performa ketahanan terbaik terhadap paparan suhu pembakaran tertinggi hingga 500°C dengan kuat tekan sisa sebesar 19,97 MPa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI