DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERSEPSI MASYARAKAT KELURAHAN BERANGAS TENGAH TERHADAP MAKAM SYEKH ABDURRAHMAN SIDDIQ SEBAGAI MUBALIGH
PENGARANG:AHMAD SYAUQANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-16


Ahmad Syauqani. 2026. Persepsi Masyarakat Kelurahan Berangas Tengah Terhadap Makam Syekh Abdurrahman Siddiq Sebagai Mubaligh (Pembimbing Utama: Prof. Dr. Syaharuddin, S.Pd., M.A. dan Pembimbing Pendamping: Dr. Wisnu Subroto, S.S., M.A.)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan makam Syekh 

Abdurrahman Siddiq atau Datu Kayan di Kelurahan Berangas Tengah, Kecamatan 

Alalak, Kabupaten Barito Kuala, sebagai salah satu ulama yang berpengaruh 

dalam perkembangan Islam di Kalimantan. Meskipun makam beliau masih ramai 

diziarahi, pemahaman masyarakat terhadap riwayat hidup, perjuangan dakwah, 

serta nilai-nilai yang diwariskan belum sepenuhnya dipahami secara mendalam. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kelurahan 

Berangas Tengah terhadap sosok Syekh Abdurrahman Siddiq, baik terkait asalusul dan perannya sebagai mubaligh, pemaknaan masyarakat terhadap sosok 

beliau dalam tradisi ziarah dan haul, serta pelestarian tradisi keagamaan yang 

berkaitan dengan beliau. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan 

pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, 

wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas zuriat Syekh 

Abdurrahman Siddiq, masyarakat sekitar makam, tokoh masyarakat, akademisi, 

dan pemerintah setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian 

data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, masyarakat Kelurahan 

Berangas Tengah memandang Syekh Abdurrahman Siddiq atau Datu Kayan 

sebagai ulama, mubaligh, sufi, dan pejuang yang memiliki peran penting dalam 

penyebaran Islam di berbagai wilayah Kalimantan. Sosok beliau juga dikenal 

melalui ajaran tasawuf, keteladanan hidup, serta kisah-kisah karamah yang 

berkembang dalam tradisi lisan masyarakat.

Masyarakat memaknai Syekh Abdurrahman Siddiq sebagai tokoh spiritual 

yang memiliki jasa besar dalam perkembangan Islam sehingga dihormati melalui 

tradisi ziarah dan haul. Tradisi tersebut menjadi sarana mengenang perjuangan, 

mendoakan beliau, memperkuat nilai keagamaan, serta menjaga hubungan 

spiritual dan sosial di tengah masyarakat.

Tradisi keagamaan yang berkaitan dengan Syekh Abdurrahman Siddiq, 

seperti ziarah makam, haul, doa bersama, dan pengajian tasawuf, masih 

dilestarikan oleh masyarakat dan para zuriatnya. Tradisi tersebut berfungsi 

sebagai media pelestarian sejarah lokal, penguatan identitas keagamaan, serta 

mempererat solidaritas sosial masyarakat di Kelurahan Berangas Tengah.

 

Keywords: Syekh Abdurrahman Siddiq, Persepsi Masyarakat, Tradisi Keagamaan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI