DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pemanfaatan Limbah Abu Tempurung Kelapa sebagai Substitusi Filler pada Campuran Aspal AC-WC terhadap Karakteristik Marshall | |
| PENGARANG | : | MOHAMMAD ALFI ZULFAHMI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-16 |
Kerusakan perkerasan jalan yang terjadi sebelum mencapai umur rencana mendorong perlunya inovasi material untuk meningkatkan kinerja campuran beraspal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan limbah abu tempurung kelapa sebagai bahan substitusi filler pada campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik bahan penyusun campuran AC-WC, menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO) campuran tanpa substitusi abu tempurung kelapa, serta menganalisis pengaruh variasi substitusi abu tempurung kelapa terhadap karakteristik Marshall berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Marshall dengan variasi substitusi abu tempurung kelapa terhadap filler sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Variasi kadar aspal yang digunakan yaitu 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, dan 8%. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Bitumen (VFB), Marshall Quotient (MQ), dan density.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh material penyusun campuran memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. KAO campuran AC-WC tanpa substitusi abu tempurung kelapa diperoleh sebesar 6,61% dengan nilai stabilitas 1649,071 kg, flow 2,51 mm, VIM 4,75%, VMA 17,90%, VFB 73,46%, MQ 672,42 kg/mm, dan density 2,317 gr/cm³. Penambahan abu tempurung kelapa sebagai substitusi filler mempengaruhi nilai KAO dan karakteristik Marshall campuran. Nilai KAO pada substitusi 25%, 50%, 75%, dan 100% berturut-turut sebesar 6,38%, 6,45%, 6,49%, dan 6,65%. Seiring meningkatnya kadar abu tempurung kelapa, nilai stabilitas, MQ, dan VIM cenderung menurun, sedangkan nilai flow meningkat. Namun seluruh parameter Marshall pada semua variasi substitusi masih memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Berdasarkan pertimbangan aspek ekonomis dan karakteristik Marshall yang paling mendekati campuran normal, persentase substitusi abu tempurung kelapa yang paling optimum sebagai filler pada campuran AC-WC adalah sebesar 25%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI