DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KLASIFIKASI TINGKAT BAHAYA EROSI DAN RENCANA MITIGASI DI AREA REKLAMASI MENGGUNAKAN METODE USLE DI PT ANTANG GUNUNG MERATUS JOBSITE IDA MANGGALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:LEONEL HAVENU SHALLOM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-17


Aktivitas pertambangan batubara pada PT Antang Gunung Meratus menimbulkan perubahan morfologi bentang alam, sehingga diperlukan program reklamasi untuk mengembalikan fungsi lahan. Lahan reklamasi memiliki kerentanan yang tinggi terhadap erosi akibat kondisi tanah pucuk (topsoil) yang belum stabil, serta curah hujan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik tanah, menghitung laju erosi menggunankan metode USLE (Universal Soil Loss Equation), serta menentukan tingkat Indeks Bahaya Erosi (IBE) pada dua lokasi penelitian, yaitu area R-1 dan area R-2.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai erosivitas hujan (R) di lokasi penelitian sangat tinggi yaitu, dengan nilai erodibilitas (K) berkisar antara 0,35 hingga 0,40 yang masuk kategori sedang. Laju erosi pada area R-1 ditemukan berkisar antara 82,25 hingga 116,67 ton/ha/thn dengan kategori IBE sedang. Lalu area R-2 menunjukkan nilai erosi yang lebih kritis, yaitu berkisar antara 117,73 hingga 303,95 ton/ha/thn yang termasuk kategori IBE sedang hingga berat. Tingginya nilai laju erosi ini dipengaruhi oleh faktor panjang dan kemiringan lereng (LS) serta kondisi vegetasi penutup yang belum optimal dalam melindungi permukaan tanah.

Sebagai upaya pengendalian, maka direkomendasikan tindakan konservasi tanah secara mekanis dan vegetatif. Salah satu solusi yang ditekankan adalah pembangunan tyre dropstructure pada saluran drainase untuk mengurangi energi kinetik aliran limpasan dan mencegah erosi parit yang lebih dalam, khususnya pada area R-2. Selain itu, pembuatan teras bangku dan optimalisasi tanaman penutup diharapkan mampu menurunkan tingkat bahaya erosi secara signifikan. Implementasi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas lahan reklamasi dan memastikan keberhasilan pemulihan lingkungan di area tambang.

Kata Kunci: Erosi, Reklamasi, USLE, Tingkat Bahaya Erosi, Dropstructure

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI