DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pelaksanaan Sosialisasi Program Padat Karya Tunai Desa di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala
PENGARANG:NURMAULITA AZIZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-19


Nurmaulita Azizah, 2026. Pelaksanaan Sosialisasi Program Padat Karya Tunai Desa  di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Sigit Ruswinarsih.

Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi, Program Padat Karya Tunai Desa

Padat Karya Tunai Desa (PKTD) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat yang terkhusus digolongkan untuk masyarakat miskin atau marginal bersifat produktif yang mengandung pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, serta teknologi lokal untuk menambah pendapatan. Kegiatan PKTD di Desa Berangas Timur dari tahun 2022-2024 menunjukkan kegiatan relatif sama pada pekerjaan fisik seperti membersihkan sungai,rumput dan sampah. Selain pelaksanaan program, sosialisasi program juga sangat penting untuk sebuah program desa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pelaksanaan proses sosialisasi program PKTD di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (2) Menemukan faktor pendorong dan penghambat dalam sosialisasi program PKTD di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif pendekatan studi kasus . Pemilihan sumber data dilakukan secara Purposive Sampling dengan total informan 6 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses sosialisasi program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di Desa Berangas Timur dari beberapa yaitu: (a) Pelaksanaan sosialisasi melalui musyawarah desa (MUSDES). (b) Metode pertemuan tatap muka serta forum desa dan media sosialisasi yaitu grup whatsApp, surat undangan, pengeras suara masjid, proyektor, LCD serta mikrofon . (c) Partisipasi dan respons masyarakat dalam sosialisasi, dengan berhadir dikegiatan sosialisasi dan diskusi serta bertanya. (2) Faktor pendorong proses sosialisasi program PKTD di Desa Berangas Timur yaitu : (a) Dukungan pemerintah desa (b) Kebutuhan ekonomi masyarakat (c) Kepercayaan masyarakat kepada tokoh masyarakat, sedangkan faktor penghambatnya yaitu: (a) Kesibukan masyarakat dan (b) Perbedaan tingkat pemahaman.

Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan: (1) Pemerintah desa mengoptimalkan pelaksanaan sosialisasi PKTD melalui pengaturan waktu dengan membuat jadwal sosialisasi dilaksanakan pada sore atau malam hari, dipisah dari penyampaian program desa lain serta meningkatkan intensitas sosialisasi di tingkat RT(2) Masyarakat menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan sosialisasi (3) Peneliti selanjutnya mengenai efektivitas pelaksanaan PKTD setelah sosialisasi dilaksanakan, terutama yang berkaitan dengan pengaruhnya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan proses pemberdayaan masyarakat desa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI