DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pemetaan Pola Persebaran Spasial dan Penyajian Informasi Berbasis WebGIS Objek Wisata di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan
PENGARANG:ARIF RAHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-20


Arif Rahman, 2026, NIM 2210416310021, “Pemetaan Pola Persebaran Spasial dan Penyajian Informasi Berbasis WebGIS Objek Wisata di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan”, Pembimbing Wisnu Putra Danarto, S.Pd, M.Sc.

       Kecamatan Loksado merupakan salah satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang memiliki potensi wisata alam didukung oleh keberadaan homestay dan warung makan. Namun, persebaran objek wisata beserta fasilitas pendukungnya belum merata pada setiap desa sehingga diperlukan analisis spasial untuk mengetahui karakteristik pola persebarannya serta penyajian informasi yang mudah diakses oleh masyarakat dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran objek wisata, homestay, dan warung makan di Kecamatan Loksado menggunakan metode Average Nearest Neighbor (ANN) serta mengembangkan WebGIS sebagai media penyajian informasi pariwisata.

        Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan pencatatan koordinat lokasi, serta data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan, peta administrasi, jaringan jalan OpenStreetMap, dan berbagai literatur pendukung. Analisis pola persebaran dilakukan menggunakan metode Average Nearest Neighbor (ANN) pada perangkat lunak ArcGIS, sedangkan penyajian informasi dikembangkan dalam bentuk WebGIS berbasis Leaflet. Pengujian kualitas sistem dilakukan menggunakan karakteristik Functional Suitability berdasarkan standar ISO/IEC 25010:2011.

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran objek wisata, homestay, dan warung makan di Kecamatan Loksado membentuk pola mengelompok (clustered). Konsentrasi objek wisata dan fasilitas pendukung terbesar berada di Desa Loksado, Lok Lahung, dan Hulu Banyu, sedangkan desa lainnya masih memiliki persebaran yang relatif lebih rendah. WebGIS yang dikembangkan mampu menyajikan informasi lokasi objek wisata, homestay, dan warung makan secara interaktif melalui fitur peta digital, pencarian lokasi, dan penentuan rute. Hasil pengujian menggunakan Functional Suitability memperoleh nilai X = 1, yang menunjukkan bahwa seluruh fungsi pada WebGIS telah berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna sehingga sistem dinyatakan layak digunakan sebagai media penyajian informasi pariwisata di Kecamatan Loksado.

 

 

Kata Kunci: Average Nearest Neighbor, WebGIS, objek wisata, pola persebaran spasial, Kecamatan Loksado.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI