DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Uji Kualitatif Fitokimia Daun Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd.) Muda Dan Tua
PENGARANG:DIKO SAPUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-21


DIKO SAPUTRA. 2026. “Uji Kualitatif Fitokimia Daun Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.F.)Bedd.)Muda Dan Tua” Skripsi, Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat, Pembimbing; Siti Hamidah,S.Hut,M.P dan Ir. Kurdiansyah, M.P

Kata kunci: Uji Fitokimia, senyawa kimia , Daun Kelakai ((Stenochlaena palustris (Burm.F.)Bedd.), dan daun muda dan tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa fitokimia secara kualitatif, meliputi alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin, dan saponin pada daun kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.F.) Bedd.) muda dan tua. Penelitian dilaksanakan selama ±3 bulan di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat. Bahan penelitian berupa daun kelakai muda (berwarna hijau cerah hingga kemerahan) dan daun kelakai tua (berwarna hijau gelap dan bertekstur lebih kaku) yang diambil dari Kabupaten Barito Kuala. Pembuatan simplisia dilakukan melalui tahapan pencucian, pengeringan pada suhu ruang, dan penghalusan hingga menjadi serbuk. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut air panas yang sederhana dan ekonomis, kemudian dilanjutkan dengan uji skrining fitokimia secara kualitatif berdasarkan metode Harborne (1987). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelakai muda dan tua sama-sama mengandung senyawa bioaktif berupa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan triterpenoid. Seluruh senyawa tersebut terdeteksi secara konsisten pada kedua tingkat kematangan daun. Namun, intensitas reaksi pada daun muda umumnya lebih kuat dibandingkan daun tua, yang mengindikasikan kandungan metabolit sekunder pada daun muda relatif lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa proses pematangan daun diduga memengaruhi kandungan metabolit sekunder. Temuan penelitian ini mendukung potensi pemanfaatan daun kelakai muda sebagai sumber bahan alam yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk herbal maupun produk berbasis senyawa bioaktif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI