DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI BEGOMOVIRUS YANG BERASOSIASI DENGAN PENYAKIT KERITING KUNING PADA TANAMAN SEMANGKA | |
| PENGARANG | : | GHINA HIDAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-21 |
Penyakit keriting kuning yang disebabkan oleh infeksi virus dari genus Begomovirus
(keluarga Geminiviridae) menjadi salah satu kendala utama dalam produksi semangka
(Citrullus lanatus) di Indonesia khususnya Kalimantan Selatan. Gejala yang ditimbulkan
mosaik kuning, daun berkerut, dan tanaman kerdil sering ditemukan di lapang, namun
identifikasi visual saja tidak cukup untuk menentukan spesies virus secara akurat. Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies Begomovirus yang menginfeksi tanaman
semangka dengan teknik molekuler. Sampel daun tanaman semangka yang bergejala daun
berkerut, mosaik, beberapa tanaman kerdil hingga mati, sempel tanaman diambil secara acak
sebanyak 2 tanaman ditiap lokasi pertanaman semangka diwilayah kabupaten Tapin, Banjar,
Hulu Sungai Selatan dan Tanah Laut. Identifikasi secara molekuler dilakukan dengan
mengamplifikasi DNA hasil ekstraksi dengan Teknik PCR menggunakan primer universal
Begomovirus SPG1dan SPG2 dan dilanjutkan dengan sekuensing dan analisis menggunakan
Basic Local Alignment Tool (BLAST). Amplifikasi DNA dengan Teknik PCR berhasil
teramplifikasi fragmen DNA dengan ukuran ±912 bp. Analisis Hal ini menunjukkan bahwa
tanaman semangka positif terinfeksi Begomovirus. urutan nukleotida menunjukkan tingkat
kemiripan pada Lokasi pertama yaitu Kabupaten Tapin 94,67%, Lokasi ke dua Kabupaten
Banjar 95,13%, Lokasi ke tiga Kabupaten Hulu Sungai Selatan 95,33%, dan Lokasi ke empat
Kabupaten Tanah Laut 95% dengan Squash leaf curl China virus (SLCCNV). Temuan ini
menegaskan pentingnya pemantauan vektor Bemisia tabaci dan penggunaan varietas tahan
untuk menekan penyebaran Begomovirus pada pertanaman semangka.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI