DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Berbagai Tingkat Pengenceran Cendawan Entomopatogen Beauveria bassiana (Bals.) Vuill Terhadap Hama Metisa Plana Walker
PENGARANG:AMALIA NISRINA QATRUNNADA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-21


Ulat kantung (Metisa plana) merupakan hama penting pada perkebunan kelapa sawit yang hidup di dalam kantung yang berasal dari potongan daun-daun dan mampu menurunkan produksi kelapa sawit hingga 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai tingkat pengenceran cendawan entomopatogen Beauveria bassiana terhadap mortalitas M. plana dan menentukan tingkat pengenceran paling efektif. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan pengenceran (10-2, 10-4 dan 10-6) dan 1 kontrol, dengan 5 kali ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan pada perlakuan pengenceran 10-2menghasilkan mortalitas tertinggi sebesar 95,2% pada hari ke-14, diikuti dengan pengenceran 10-4 sebesar 90,4% dan pengenceran 10-6 sebesar 85,6%, sedangkan kontrol hanya 58%. Analisis probit LC50 tingkat pengenceran B. bassiana terhadap M. plana menunjukkan nilai LC50 sebesar 0,000002 ml/ml yang menunjukkan bahwa konsentrasi yang dibutuhkan untuk mematikan 50% dari populasi M. plana terdapat pada pengenceran 10-6. Sedangkan nilai LT50 yang paling cepat mematikan 50% dari populasi M. plana adalah 148,12 jam yang terdapat pada pengenceran 10-4.

Kata KunciBeauveria bassianaMetisa plana, cendawan entomopatogen, kelapa sawit, mortalitas

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI