DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Tinggi dan Laju Aliran Cerobong untuk Pengendalian Emisi Boiler di Industri Kelapa Sawit PT XYZ
PENGARANG:SIFA NABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-22


Industri kelapa sawit berpotensi menghasilkan emisi pencemar udara dari proses pembakaran bahan bakar pada unit boiler berupa Total Suspended Particulate (TSP), sulfur dioksida (SO?), dan nitrogen dioksida (NO?). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi neraca massa industri hingga menghasilkan gas buang ke cerobong, memodelkan dan memetakan pola sebaran emisi, serta menganalisis pengaruh tinggi cerobong dan laju aliran gas buang terhadap konsentrasi polutan pada kawasan Ground Level Concentration (GLC). Penelitian dilakukan di PT XYZ menggunakan metode neraca massa dan pemodelan dispersi udara AERMOD View dengan variasi tinggi cerobong 20 m, 25 m, dan 30 m serta laju aliran gas buang berturut-turut sebesar 36,06 m³/s, 40,32 m³/s, dan 44,16 m³/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total massa input dan output boiler berada dalam kondisi seimbang sebesar 373.074.625,46 kg/tahun. Hasil pemodelan menunjukkan arah sebaran konsentrasi maksimum dominan ke arah timur pada periode Januari–April, barat laut pada periode Mei–Agustus, serta timur dan barat laut pada periode September–Desember. Peningkatan tinggi cerobong dan laju aliran gas buang mampu menurunkan konsentrasi maksimum polutan di permukaan tanah. Pada kondisi eksisting, konsentrasi maksimum TSP, SO?, dan NO? berturut-turut sebesar 52,45 µg/m³, 6,27 µg/m³, dan 16,10 µg/m³, sedangkan pada variasi tinggi cerobong 30 m dan laju aliran gas buang 44,16 m³/s menurun menjadi 49,72 µg/m³, 6,05 µg/m³, dan 15,10 µg/m³. Variasi tinggi cerobong 30 m dan laju aliran gas buang 44,16 m³/s memberikan hasil yang lebih baik terhadap penurunan konsentrasi polutan pada kawasan GLC dibandingkan variasi lainnya.

Kata kunci: AERMOD, cerobong boiler, dispersi emisi, GLC, neraca massa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI