DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TANGGUNG JAWAB PELANGGAR HAK CIPTA ATAS KOMERSIALISASI LAGU MODIFIKASI KECERDASAN BUATAN TANPA IZIN PERSPEKTIF HUKUM PERDATA | |
| PENGARANG | : | DESY ANWAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-22 |
Perkembangan teknologi digital telah memberikan pengaruh signifikan terhadap industri kreatif, khususnya di bidang musik. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) telah berkembang tidak hanya sebagai alat pendukung, tetapi juga mampu memodifikasi karya musik melalui penyusunan ulang komposisi, perubahan genre, peniruan karakter vokal, hingga menghasilkan musik secara otomatis. Meskipun perkembangan tersebut memberikan inovasi dan efisiensi, penggunaan kecerdasan buatan juga menimbulkan persoalan hukum, terutama terkait perlindungan hak cipta atas karya musik hasil modifikasi kecerdasan buatan yang dikomersialisasikan tanpa izin dari pemegang hak cipta asli. Tujuan penelitian tesis ini adalah untuk menganalisis pengaturan hukum positif Indonesia terkait komersialisasi karya musik hasil modifikasi kecerdasan buatan tanpa izin serta mengkaji penerapan asas liability based on fault dalam menentukan tanggung jawab hukum atas pelanggaran hak cipta di bidang musik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan preskriptif analitis menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum hak cipta Indonesia belum secara khusus mengatur penggunaan kecerdasan buatan dalam modifikasi musik sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Kecerdasan buatan juga belum diakui sebagai subjek hukum, sehingga tidak dapat dimintai pertanggungjawaban secara langsung. Oleh karena itu, tanggung jawab atas pelanggaran hak cipta dibebankan kepada pihak yang terlibat dalam pengembangan, pengoperasian, atau penggunaan sistem kecerdasan buatan, khususnya pihak yang dengan sengaja mengomersialisasikan karya musik tanpa izin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI