DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Studi Pola Pengelolaan Limbah B3 Medis Padat pada Puskesmas Kabupaten Banjar
PENGARANG:LAILA MAGFIROH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-22


Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama berpotensi menghasilkan limbah B3 medis padat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, timbulan, dan komposisi serta pola pengelolaan limbah B3 medis padat pada puskesmas di Kabupaten Banjar berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56 Tahun 2015. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah B3 medis padat yang dihasilkan terdiri atas limbah infeksius dan limbah benda tajam, dengan rata-rata timbulan sebesar 1,032 kg/hari/puskesmas dan volume sebesar 21,59 liter/hari/puskesmas. Komposisi limbah didominasi oleh limbah infeksius sebesar 89,20% dan limbah benda tajam sebesar 10,80%. Pola pengelolaan limbah B3 medis padat di seluruh puskesmas meliputi tahapan pengurangan, pemilahan dan pewadahan, pemindahan, penyimpanan sementara, serta penyerahan kepada pihak pengelola limbah B3 berizin melalui koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Tingkat pemahaman petugas pengelola limbah rata-rata sebesar 79,2%. Pengelolaan limbah B3 medis padat di seluruh puskesmas belum sepenuhnya memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan dalam PermenLHK Nomor P.56 Tahun 2015, terutama pada aspek fasilitas TPS Limbah B3, masa penyimpanan yang melebihi ketentuan, serta pemindahan limbah yang masih dilakukan manual.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI