DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Efektivitas Pelayanan Administrasi Melalui Penggunaan Aplikasi Palui: Studi Komparatif antara Kelurahan Kuin Utara dan Kelurahan Pangeran
PENGARANG:NAZARIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-23


ABSTRAK

Nazariah, 2210413220061, 2026 Efektivitas Pelayanan Administrasi Melalui Penggunaan Aplikasi Palui: Studi Komparatif antara Kelurahan Kuin Utara dan Kelurahan Pangeran. Dibimbing oleh Netty Herawaty

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan administrasi di Kelurahan Kuin Utara dan Kelurahan Pangeran, menganalisis efektivitas pelayanan administrasi melalui penggunaan Aplikasi Palui berdasarkan studi komparatif antara Kelurahan Pangeran (pengguna Aplikasi Palui) dan Kelurahan Kuin Utara (yang tidak menggunakan aplikasi Palui (manual)) untuk menegaskan bahwa efektivitas Aplikasi Palui dapat ditentukan melalui studi komparatif dengan kelurahan yang tidak menggunakan lagi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelayanan. Penelitian menggunakan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers yang meliputi indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan 14 informan yang terdiri atas lurah, sekretaris lurah, kepala seksi pemerintahan, staf pelayanan, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan administrasi di Kelurahan Pangeran lebih baik dibandingkan Kelurahan Kuin Utara. Pada indikator pencapaian tujuan, penggunaan Aplikasi Palui mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan ketepatan dokumen, mempermudah prosedur, serta meningkatkan kepuasan masyarakat dibandingkan sistem manual. Pada indikator integrasi, kedua kelurahan telah memiliki komunikasi dan koordinasi yang baik, namun sosialisasi Aplikasi Palui belum dilakukan secara berkelanjutan sehingga pemanfaatannya oleh Masyarakat masih rendah. Pada indikator adaptasi, aparatur di kedua kelurahan telah mampu menyesuaikan diri dengan sistem pelayanan yang diterapkan, tetapi masyarakat masih cenderung memilih pelayanan secara langsung dibandingkan menggunakan layanan digital. Dengan demikian, penggunaan Aplikasi Palui terbukti relatif lebih efektif dibandingkan sistem manual, terutama pada aspek pencapaian tujuan. Namun, efektivitas penggunaannya belum sepenuhnya optimal karena masih dipengaruhi oleh kurangnya sosialisasi, rendahnya pemanfaatan aplikasi oleh masyarakat, serta perlunya penguatan sarana pendukung dan adaptasi terhadap pelayanan berbasis digital.

 

Kata kunci: Efektivitas, Aplikasi Palui, Studi Komparatif

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI