DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI LAHAN KRITIS MELALUI PEMANFAATAN CITRA SENTINEL-2 DAN DEMNAS DI KELURAHAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU
PENGARANG:AKHMAD RIZKY FIRDAUS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-23


AKHMAD RIZKY FIRDAUS. Identifikasi Lahan Kritis Melalui Pemanfaatan Citra Sentinel-2 dan DEMNAS Di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru, dibimbing oleh Meldia Septiana.

Lahan kritis adalah lahan yang telah mengalami penurunan kualitas secara signifikan, sehingga tidak mampu menjalankan fungsi ekologis dan produktifnya secara optimal. Penggunaan lahan yang tidak tepat serta kurangnya praktik konservasi tanah dan air dapat mempercepat degradasi lahan dan meningkatkan risiko erosi tanah. Salah satu wilayah yang berpotensi terdampak oleh degradasi lahan kritis adalah Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kekritisan lahan dan menghasilkan peta sebaran spasial lahan kritis di Kelurahan Cempaka menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis spasial dengan mengintegrasikan data curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan. Erosi tanah diestimasi menggunakan metode ‘Universal Soil Loss Equation’ (USLE), yang memperhitungkan faktor erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), faktor penutup dan pengelolaan lahan (C), serta faktor praktik konservasi (P).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekritisan lahan di Kelurahan Cempaka diklasifikasikan ke dalam lima kategori: tidak kritis, berpotensi kritis, agak kritis, kritis, dan sangat kritis. Kategori lahan kritis mendominasi wilayah studi dengan luas 2.842,29 ha (54%), diikuti oleh lahan sangat kritis seluas 1.219,94 ha (23%), lahan tidak kritis seluas 706,45 ha (13%), lahan berpotensi kritis seluas 442,74 ha (8%), dan lahan agak kritis seluas 37,57 ha (1%). Luasnya sebaran lahan kritis dan sangat kritis menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kelurahan Cempaka telah mengalami degradasi lahan, sehingga diperlukan langkah-langkah konservasi tanah dan rehabilitasi lahan yang tepat guna menjamin pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan.

 

 
Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI