DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STABILITAS DAN EFEKTIVITAS ENKAPSULAT Trichoderma spp. DENGAN BERBAGAI LAMA WAKTU PENYIMPANAN UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT MOLER BAWANG MERAH DI LAHAN GAMBUT
PENGARANG:ASMAUL MAGFIRAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-23


Penyakit moler yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum merupakan kendala utama dalam budidaya bawang merah karena menurunkan pertumbuhan dan hasil. Pengendalian ramah lingkungan dapat dilakukan menggunakan agen hayati Trichoderma sp. dalam bentuk enkapsulasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama penyimpanan enkapsulasi terhadap pengendalian penyakit moler dan pertumbuhan bawang merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan lama penyimpanan (0–4 minggu) dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, persentase penyakit, bobot basah, jumlah, dan diameter umbi. Hasil menunjukkan masa inkubasi berkisar 11 hari. Persentase penyakit meningkat seiring lama penyimpanan. Bobot basah tertinggi pada perlakuan tanpa disimpan 302,00g atau 7,55 ton/ha dan terendah pada perlakuan disimpan selama 4 minggu  192,33 g atau 4,80 ton/ha. Jumlah umbi tertinggi pada tanaman yang diaplikasi dengan enkapsulat yaitu tanpa disimpan yakni seberat 73,00g atau 217,262 umbi/ha dan diameter terbesar pada perlakuan tanpa disimpan (±1,97 cm). Perlakuan tanpa penyimpanan dan penyimpanan 1 minggu cenderung memberikan hasil terbaik. Penyimpanan enkapsulat lebih lama menurunkan efektivitas Trichoderma spp. dalam mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.

Kata Kunci:  bawang merah, enkapsulasi, lama penyimpanan,penyakit moler, Trichoderma spp. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI