DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENGARUH JARAK PENGHALANG BUATAN TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN PADA RUAS JALAN IR. P. M. NOOR SUNGAI ULIN BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD SYARIF SYAHPUTERA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-24 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak penghalang buatan terhadap tingkat kebisingan akibat lalu lintas kendaraan bermotor di Jalan Ir. P.M. Noor Sungai Ulin Banjarbaru, serta hubungan antara volume lalu lintas dan tingkat kebisingan. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung tingkat kebisingan pada beberapa variasi jarak (0 m, 10 m, 20 m, 30 m, dan 40 m) dengan dan tanpa penghalang, serta analisis regresi untuk mengetahui model hubungan yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan tanpa penghalang berkisar antara 65,48 dB hingga 78,49 dB, dimana sebagian besar melampaui baku mutu kebisingan sebesar 55 dB. Dengan adanya penghalang, tingkat kebisingan menurun menjadi 55,51 dB. Analisis regresi menunjukkan bahwa hubungan antara volume lalu lintas dan tingkat kebisingan memiliki korelasi yang kuat dengan nilai koefisien determinasi (R²) berkisar antara 0,848 hingga 0,856, baik pada model polynomial maupun eksponensial tergantung jarak penghalang. Selain itu, peningkatan volume lalu lintas menyebabkan peningkatan tingkat kebisingan pada semua kondisi penghalang, namun semakin besar jarak penghalang yang digunakan, tingkat kebisingan yang diterima cenderung semakin rendah. Dengan demikian, keberadaan penghalang buatan terbukti efektif dalam mengurangi dampak kebisingan lalu lintas, dan penghalang pada jarak 40 m memberikan kinerja peredaman yang paling baik dibandingkan variasi jarak lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan penghalang buatan dapat menjadi salah satu alternatif pengendalian kebisingan pada kawasan yang berada di sekitar ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI