DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN MODUL SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DENGAN MENERAPKAN PROBLEM-BASED LEARNING BERPENDEKATAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PERNIKAHAN DINI PESERTA DIDIK
PENGARANG:FITRI ROSYADA RAHMAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-27


Fitri Rosyada Rahmawati.  2420113320001.  Pengembangan Modul Sistem Reproduksi Manusia dengan Menerapkan Problem-based learning Berpendekatan Masyarakat untuk Meningkatkan Literasi Pernikahan Dini Peserta Didik. Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra, M. Pd dan Pembimbing (II) Prof. Dr. H. Yudi Firmanul Arifin, M. Sc.

 

Kata Kunci: Literasi pernikahan dini, Problem-based learning, Pengembangan Modul, Sistem Reproduksi Manusia,

 

Tingginya angka pernikahan dini di Kalimantan Selatan menunjukkan  bahwa literasi pernikahan dini pada remaja masih perlu diperkuat. Pada sisi lain, materi Sistem Reproduksi Manusia memuat konsep yang berkaitan dengan reproduksi, kehamilan, penyakit menular seksual dan dampaknya. Namun, karakteristik materi Sistem Reproduksi Manusia yang kompleks, abstrak, sensitif, serta pembelajaran  cenderung konseptual dan keterkaitan materi Sistem Reproduksi Manusia dengan permasalahan yang ada di masyarakat seperti pernikahan dini belum banyak dieksplorasi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa fenomena  pernikahan dini sebagai  permasalahan yang berkembang di lingkungan peserta didik belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran. Pengembangan modul Sistem Reproduksi Manusia dengan menerapkan Problem-based learning berpendekatan masyarakat untuk meningkatkan literasi pernikahan dini peserta didik guna menghasilkan bahan ajar yang mampu mengakomodasi keterkaitan materi sistem reproduksi dengan fenomena pernikahan dini. Penelitian bertujuan Mendekripsikan hasil analisis awal, uji formatif serta implementasi pengembangan modul Sistem Reproduksi Manusia dengan menerapkan Problem-based learning berpendekatan masyarakat untuk meningkatkan literasi pernikahan dini peserta didik.

Model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu  adaptasi model pengembangan Plomp yang mencakup tiga tahapan pengembangan yaitu pedahuluan (Preliminary research) yang meliputi analisis kebutuhan penelitian, pengembangan prototipe (Prototyping phase) yang meliputi pengembangan modul, penilaian prototipe (Asesment phase) meliputi uji formatif pada modul yang telah dikembangkan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, kuesioner,  tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif  dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan  bahwa pembelajaran pada materi Sistem Reproduksi Manusia memerlukan pengembangan modul Sistem Reproduksi Manusia dengan menerapkan Problem-based learning berpendekatan masyarakat untuk meningkatkan literasi pernikahan dini peserta didik. Modul ajar yang dikembangkan terbukti sangat valid dengan nilai 85%. Hasil uji kepraktisan, modul yang telah dikembangkan dinyatakan praktis dengan niai 83,33%, hal tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan menarik dan mudah digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa nilai N-Gain 0,4 >0,3 termasuk dalam  kategori sedang. Hasil implementasi modul dilihat dari aspek kognitif, kelas eksperimen meningkat 41% dibandingkan kelas kontrol yaitu 33%, afektif kelas eksperimen meningkat sekitar 23% kelas kontrol juga mengalami peningkatan sebesar 18%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan modul efektif untuk meningkatkan literasi pernikahan dini peserta didik. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI