DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG PAKAN DI KECAMATAN PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | DAFFA SURYA APRILYAWAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-27 |
Jagung pakan merupakan komoditas strategis sebagai bahan baku industri peternakan. Produksi jagung pakan di Kecamatan Pelaihari mengalami penurunan dari 26.513 ton (2024) menjadi 21.098 ton (2025). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik budidaya jagung pakan serta pengaruh dan elastisitas produksi dari delapan faktor produksi, yaitu luas lahan, jumlah benih, pupuk organik, pupuk non-organik, pestisida cair, pestisida padat, tenaga kerja alat, dan tenaga kerja manusia. Data primer diperoleh melalui wawancara terhadap 80 petani yang dipilih dengan metode simple random sampling. Analisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yang ditransformasikan ke dalam bentuk logaritma natural dan diolah menggunakan SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap produksi (F = 31,291; sig. 0,000; R² = 0,779). Secara parsial, variabel yang berpengaruh signifikan adalah jumlah benih (Ep = -0,443; Daerah III), pestisida cair (Ep = 3,754; Daerah I), pestisida padat (Ep = 1,506; Daerah I), tenaga kerja alat (Ep = 0,332; Daerah II), dan tenaga kerja manusia (Ep = 0,018; Daerah II). Luas lahan, pupuk organik, dan pupuk non-organik
tidak berpengaruh signifikan. Total elastisitas produksi sebesar 5,167 menunjukkan kondisi increasing returns to scale. Dapat disimpulkan bahwa teknik budidaya jagung pakan di Kecamatan Pelaihari sudah sesuai kaidah umum, tetapi penggunaan faktor produksi belum optimal sehingga produksi masih berpeluang ditingkatkan melalui perbaikan dosis benih serta penggunaan pestisida secara tepat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI