DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERUBAHAN KARAKTERISTIK KIMIA TANAH AKIBAT KONVERSI LAHAN BERGAMBUT BELUKAR MENJADI LAHAN PERTANIAN
PENGARANG:MUHAMMAD KEVIN MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-28


Lahan gambut merupakan ekosistem lahan basah yang terbentuk dari akumulasi bahan organik, yang penyebarannya cukup luas di Indonesia, termasuk di wilayah Kalimantan. Namun, luasan lahan gambut di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Selatan, terus mengalami penurunan atau penyusutan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun akibat aktivitas alih fungsi lahan dan kebakaran.

Kegiatan alih fungsi lahan dan kebakaran yang terjadi secara terus-menerus telah memicu degradasi lahan gambut. Degradasi ini menyebabkan lahan gambut kehilangan lapisan tanahnya, memiliki tingkat kesuburan yang rendah, keasaman yang tinggi, dan drainase yang buruk. Proses konversi lahan, aktivitas pembalikan tanah, serta perubahan tinggi muka air akan mengganggu fungsi ekosistem alami dan mempercepat laju dekomposisi bahan organik tanah.

Dampak nyata dari gangguan tersebut adalah terjadinya perubahan yang signifikan pada sifat kimia tanah gambut. Perubahan ini meliputi berkurangnya tingkat C-organik karena oksidasi dan pelepasan karbon ke atmosfer, meningkatnya tingkat keasaman (pH) tanah, serta berkurangnya kadar nitrogen secara signifikan dalam tanah. Selain itu, tingkat perubahan sifat kimia ini juga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat kematangan gambut, kedalaman penetrasi api saat kebakaran, serta praktik pengelolaan lahan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI