DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ESTIMASI STOK KARBON SEDIMEN PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PULAU TEMPURUNG KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:NAINI ALISA AMBARWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-28


Estimasi stok karbon pada sedimen mangrove merupakan proses penghitungan jumlah karbon yang tersimpan dalam lapisan sedimen ekosistem mangrove, yang berasal dari akumulasi bahan organik seperti serasah daun, akar, dan material organik lainnya. Penelitian ini dilakukan di Pulau Tempurung, Desa Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, yang berperan penting sebagai habitat rambai padi (Sonneratia caseolaris), sumber pakan utama bekantan (Nasalis larvatus). Penelitian bertujuan menganalisis kerapatan vegetasi mangrove, mengestimasi stok karbon sedimen, dan menganalisis hubungan antara keduanya menggunakan metode purposive sampling pada dua stasiun dengan tiga plot dan tiga interval kedalaman (0–30, 30–60, dan 60–100 cm), serta analisis pengabuan kering (Loss on Ignition). Hasil penelitian menunjukkan kerapatan vegetasi mangrove rata-rata sebesar 350 individu/ha dengan kategori rusak-jarang menurut KEPMEN LH No. 201 Tahun 2004, dengan kerapatan tertinggi 500 individu/ha (rusak-jarang) dan terendah 200 individu/ha (rusak-jarang). Estimasi stok karbon sedimen berkisar antara 38,397–123,016 ton/ha, dengan akumulasi tertinggi pada kedalaman 60–100 cm, menunjukkan sedimen mangrove berperan sebagai penyerap karbon (carbon sink) yang efektif. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat antara kerapatan mangrove dan stok karbon sedimen (r = 0,912; p = 0,011 < 0,05), yang berarti semakin tinggi kerapatan mangrove maka semakin besar stok karbon sedimen yang tersimpan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI