DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STABILISASI AGREGAT BATU HIJAU DAN BATU JARO MENGGUNAKAN SEMEN SEBAGAI LAPIS PONDASI AGREGAT GRADASI KELAS C
PENGARANG:MARWAN FADHIL
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-28


     Pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan sering terkendala pasokan material agregat standar, sehingga pemanfaatan potensi batuan lokal menjadi solusi alternatif. Penelitian ini mengkaji stabilisasi Lapis Pondasi Agregat Gradasi Kelas C dengan semen, menggunakan Batu Hijau dari Gunung Rambutan yang bermutu rendah dan Batu Jaro dari Tabalong. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik fisik kedua material, menganalisis pengaruh variasi penambahan semen terhadap kuat tekan, serta menentukan kadar optimum semen berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025.

     Metode penelitian diawali dengan pengujian sifat fisik material, yang meliputi evaluasi nilai abrasi, analisis saringan, berat jenis, penyerapan air, dan kadar lumpur. Selanjutnya, pengujian mekanis dilakukan melalui uji pemadatan standar untuk mendapatkan nilai kadar air optimum, serta uji kuat tekan bebas (UCS) pada benda uji silinder di umur beton 7 hari. Adapun variasi persentase penambahan semen yang diaplikasikan pada rancangan campuran (trial mix) ini ditetapkan secara spesifik sebesar 6%, 7%, dan 8%.

     Hasil pengujian fisik menunjukkan Batu Jaro memenuhi syarat keausan, sedangkan mayoritas fraksi Batu Hijau tidak memenuhinya sehingga dialihfungsikan sebagai agregat halus. Pada uji kuat tekan, variasi semen 6%, 7%, dan 8% masing-masing menghasilkan nilai 15,4 kg/cm², 20,2 kg/cm², dan 26,0 kg/cm² yang terbukti belum memenuhi spesifikasi minimum Bina Marga sebesar 35 kg/cm² - 42 kg/cm². Oleh karena itu, dilakukan pengujian pembuktian dengan kadar semen 12% yang menghasilkan peningkatan kuat tekan rata-rata yaitu 61,6 kg/cm². Dengan mengintegrasikan seluruh data pengujian tersebut ke dalam analisis regresi linier, didapatkan bahwa rentang kadar semen yang paling optimal untuk mencapai target kuat tekan struktural yang disyaratkan berada pada kisaran 8,90% hingga 9,75%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI