DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Tingkat Penggunaan Hidrolisat Bungkil Inti Sawit Dalam Ransum Terhadap Kinerja Ayam Petelur | |
| PENGARANG | : | IHYA ISWANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-29 |
Salah satu kendala utama dalam usaha ayam petelur adalah tingginya biaya pakan, sehingga diperlukan bahan pakan alternatif yang lebih ekonomis, seperti hidrolisat bungkil inti sawit (BIS). BIS berpotensi digunakan sebagai sumber energi dan protein, tetapi kandungan serat kasarnya yang tinggi perlu diolah melalui proses enzimitas agar lebih mudah dicerna oleh unggas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat penggunaan hidrolisat BIS dalam ransum terhadap bobot telur, feed conversion ratio (FCR), dan income over feed cost (IOFC) ayam petelur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 3 ekor ayam, sehingga total ayam petelur yang digunakan sebanyak 60 ekor. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hidrolisat BIS tidak berpengaruh nyata terhadap bobot telur, tetapi berpengaruh nyata terhadap FCR dan IOFC. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 dengan tingkat penggunaan hidrolisat BIS 20% yang mengasilkan FCR terendah sebesar 2,58 dan IOFC tertinggi sebesar Rp 9.319. Penggunaan hidrolisat BIS 20% dalam ransum dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan dan memberikan keuntungan ekonomi terbaik pada ayam petelur.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI