DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Feri Penyeberangan Sebagai Media Pelestarian Budaya Sungai Masyarakat Banjar: Studi di Dermaga Alalak Utara | |
| PENGARANG | : | NAZWATUNNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-29 |
Nazwatunnisa, 2026. Feri Penyeberangan Sebagai Media Pelestarian Budaya
Sungai Masyarakat Banjar: Studi di Dermaga Alalak Utara. Skripsi
Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Syahlan
Mattiro
Kata Kunci: Media Pelestarian, Budaya Sungai, Masyarakat Banjar.
Kelurahan Alalak Utara yang berada di kawasan bantaran Sungai Alalak
merupakan wilayah yang masyarakatnya masih bergantung pada aktivitas sungai
dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan feri penyeberangan tidak hanya
berfungsi sebagai sarana transportasi tetapi juga menjadi bagian dari budaya
sungai yang masih bertahan di tengah perkembangan transportasi darat. Penelitian
ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pemaknaan masyarakat Banjar pada feri
penyeberangan sebagai media pelestarian budaya sungai di Kelurahan Alalak
Utara, dan (2) mengidentifikasi kontribusi feri penyeberangan pada pelestarian
dan transformasi budaya sungai masyarakat Banjar di Kelurahan Alalak Utara.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian
kualitatif. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder dengan teknik
pemilihan informan secara purposive sampling yang berjumlah 6 orang. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi
teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemaknaan masyarakat Banjar
pada feri penyeberangan sebagai media pelestarian budaya sungai meliputi: (a)
kapal feri penyeberangan sebagai representasi budaya masyarakat sungai, dan (b)
persepsi masyarakat pada kapal feri penyeberangan sebagai warisan budaya
sungai; dan (2) kontribusi kapal feri penyeberangan pada budaya sungai meliputi:
(a) kontribusi pada pelestarian budaya sungai, dan (b) kontribusi pada
transformasi budaya sungai.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan: (1) bagi masyarakat
Kelurahan Alalak Utara agar tetap mempertahankan keberadaan dan penggunaan
kapal feri penyeberangan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Banjar
sehingga nilai-nilai budaya sungai tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi
berikutnya. (2) bagi pemerintah agar lebih memperhatikan keberadaan transportasi
sungai khususnya kapal feri penyeberangan melalui peningkatan fasilitas,
pengelolaan yang berkelanjutan, serta kebijakan yang mendukung pelestarian
budaya sungai di tengah arus modernisasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI