DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMURNIAN MINYAK JELANTAH DENGAN BERBAGAI JENIS DAN KONSENTRASI ADSORBEN TERHADAP MINYAK YANG DIHASILKAN
PENGARANG:RAHMAT RAMADAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-29


Minyak jelantah merupakan minyak goreng yang telah digunakan berulang kali, sehingga mengalami kerusakan  akibat  pemanasan  berulang,  ditandai  dengan  perubahan  warna  menjadi  kecoklatan,  peningkatan viskositas,  pembentukan  busa  serta  munculnya  bau  dan  rasa  tidak  sedap.  Kerusakan  ini  ditunjukkan  oleh meningkatnya kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida akibat reaksi kimia seperti hidrolisis dan oksidasi. Minyak jelantah masih dapat dimanfaatkan kembali melalui pemurnian, terutama sebagai bahan baku biodiesel dan  sabun.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  jenis  dan  konsentrasi  adsorben  terhadap karakteristik minyak jelantah hasil pemurnian. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama jenis adsorben terdiri dari 3 taraf yaitu zeolit, arang aktif, bentonit dan faktor kedua konsentrasi adsorben terdiri dari 3 taraf yaitu 5%, 10% dan 15%. Pengamatan meliputi rendemen, karakteristik kimia dan karakteristik organoleptik. Analisis data untuk rendemen dan karakteristik kimia dilakukan dengan Anova dan uji lanjut DMRT, sedangkan karakteristik organoleptik dilakukan dengan Kruskall Wallis dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi adsorben secara tunggal berpengaruh nyata terhadap rendemen dan karakteristik kimia minyak jelantah hasil pemurnian. Sementara itu, interaksi antara jenis dan konsentrasi adsorben berpengaruh nyata terhadap warna pada uji organoleptik, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen, karakteristik kimia, maupun aroma. Perlakuan terbaik diperoleh pada penggunaan zeolit 15% dan arang aktif 15%. 

Kata kunci :  Pemurnian Minyak Jelantah, Zeolit, Arang Aktif dan Bentonit

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI