DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN PENAMBAHAN SERAT BAJA DRAMIX 4D PADA SPESIMEN BETON HASIL CORE DRILL | |
| PENGARANG | : | M. KAMAL ZAIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-30 |
Beton dikenal sebagai material konstruksi utama yang unggul dalam menahan beban tekan, namun memiliki kelemahan bawaan berupa kuat tarik yang rendah dan sifat yang getas. Untuk mengatasi keterbatasan ini, penelitian ini menerapkan inovasi Steel Fiber Reinforced Concrete (SFRC) dengan menambahkan serat baja Dramix 4D guna menahan perambatan retak (bridging effect) serta menambahkan superplasticizer untuk menjaga kelecakan (workability) campuran beton. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis performa mekanis beton yang dievaluasi langsung melalui metode destruktif core drill, yang mencerminkan representasi aktual kekuatan beton pada elemen struktur di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase serat terhadap karakteristik kuat tekan dan kuat tarik belah hasil pengujian core drill.
Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Struktur dan Material Universitas Lambung Mangkurat dengan membuat benda uji plat beton berserat. Variasi persentase serat baja Dramix 4D yang diuji terdiri dari 0%, 0,15%, 0,20%, 0,25%, 0,30%, hingga 0,35%. Setelah melalui masa perawatan (curing), dilakukan proses pengambilan sampel menggunakan mesin core drill pada umur beton yang telah direncanakan. Pengujian mekanis yang dilakukan meliputi uji kuat tekan dan uji kuat tarik belah silinder beton hasil destruksi lapangan tersebut sesuai dengan standar SNI yang berlaku.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton core drill cenderung mengalami perubahan akibat pengaruh kepadatan dan distribusi serat, dengan nilai tertinggi pada beton normal SF0S sebesar 35,00 MPa dan titik terendah pada variasi SF30S sebesar 23,28 MPa. Sebaliknya, parameter kuat tarik belah menunjukkan performa daktilitas yang sangat baik pada kadar optimum tinggi, di mana variasi SF35S berhasil mencapai kuat tarik belah tertinggi sebesar 3,88 MPa, atau meningkat signifikan sebesar 10,89% dibandingkan beton normal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan serat baja Dramix 4D hingga tingkat optimum (0,35%) sangat efektif dalam meningkatkan kapasitas tarik dan daktilitas beton struktur tanpa menurunkan kuat tekan di bawah batas kelayakan konstruksi. Berdasar rasio hubungan kuat tekan dan kuat tarik belah untuk SF0S, SF15S, SF20S, SF25S, SF30S dan SF35S masing masing 10%, 9,63%, 9,38%, 9,96%, 14,02%, dan 11,83%.
Kata Kunci : Beton Berserat, Serat baja, Core Drill, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI