DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERILAKU MASYARAKAT MEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI KELURAHAN MURUNG KERAMAT RUKUN TETANGGA 02 KABUPATEN KAPUAS
PENGARANG:RIZKA MUNIRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-30


ABSTRAK

Rizka Munira (2024).Perilaku Masyarakat Membuang Sampah Ke Sungai Kelurahan Murung Keramat Rukun Tetangga 02 Kabupaten Kapuas. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Syahlan Mattiro.

Kata Kunci: Perilaku Masyarakat, Pembuangan Sampah, Fenomenologi, Lingkungan, Murung Keramat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perilaku masyarakat Murung Keramat dalam membuang sampah ke sungai, serta menggali faktor-faktor sosial, budaya, dan lingkungan yang memengaruhi kebiasaan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menggambarkan kondisi pengelolaan sampah di wilayah setempat dan dampaknya terhadap lingkungan masyarakat.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan ini dipilih untuk menggali pengalaman dan persepsi masyarakat secara mendalam mengenai kebiasaan membuang sampah ke sungai. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Murung Keramat, Kabupaten Kapuas. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan informan kunci, serta dokumentasi terhadap kondisi lingkungan dan data monografi desa. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan bantuan pedoman wawancara dan catatan lapangan.

Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan validitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membuang sampah ke sungai merupakan perilaku yang terbentuk dari faktor sosial-budaya turun-temurun, minimnya fasilitas pengelolaan sampah, lemahnya pengawasan pemerintah, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak lingkungan. Kebiasaan ini berdampak pada pencemaran air, penyebaran penyakit, serta potensi konflik antarwarga terkait kebersihan lingkungan.

Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah, edukasi lingkungan yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengubah perilaku dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI