DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Karakteristik Mutu Sabun Cuci Piring Dari Minyak Goreng Kelapa Sawit
PENGARANG:MUHAMMAD ILMAN RASYID
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Sabun cuci piring merupakan produk pembersih yang berfungsi menghilangkan minyak, lemak, dan kotoran pada peralatan makan melalui proses emulsifikasi. Penambahan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai bahan alami berpotensi meningkatkan karakteristik mutu sabun karena mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan antibakteri, saponin yang berfungsi sebagai biosurfaktan alami dalam pembentukan dan stabilitas busa, serta tanin yang memiliki aktivitas antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kemangi terhadap karakteristik mutu sabun cuci piring berbahan dasar minyak goreng kelapa sawit serta menentukan perlakuan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan enam taraf perlakuan, yaitu K1 (0%), K2 (2%), K3 (4%), K4 (6%), K5 (8%), dan K6 (10%), masing-masing diulang tiga kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi uji fitokimia (flavonoid, saponin, dan tanin), karakteristik kimia (pH, alkali bebas, dan asam lemak bebas), karakteristik fisik (stabilitas busa), serta karakteristik organoleptik (aroma dan warna). Data karakteristik kimia dan fisik dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis yang dilanjutkan dengan Pairwise Comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi dan sabun cuci piring yang dihasilkan positif mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Penambahan ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata terhadap kadar asam lemak bebas, stabilitas busa, aroma, dan warna, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan kadar alkali bebas. Seluruh perlakuan memenuhi persyaratan mutu SNI 2588:2017 pada parameter pH, alkali bebas, dan asam lemak bebas. Berdasarkan hasil evaluasi parameter fitokimia, karakteristik kimia, karakteristik fisik, dan karakteristik organoleptik, perlakuan K6 (10%) ditetapkan sebagai perlakuan terbaik karena menghasilkan karakteristik mutu sabun cuci piring yang paling baik secara keseluruhan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI