DIGITAL LIBRARY



JUDUL:TRADISI MATURI DAHAR PADA MASYARAKAT KUIN UTARA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:GINA SHOFI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Gina Shofi, 2026. Tradisi Maturi Dahar pada Masyarakat Kuin Utara Kota Banjarmasin. Skripsi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat.

Pembimbing I: Dr. Mutiani, M.Pd. dan Pembimbing II: M. Ridha Ilhami, M.Pd.

Tradisi maturi dahar merupakan satu diantara tradisi budaya yang masih dilaksanakan dan dilestarikan oleh masyarakat Kuin Utara, Kota Banjarmasin. pelaksanaan tradisi maturi dahar melibatkan unsur-unsur seperti waktu, tempat, alat dan bahan, serta pelaksana tradisi. Maturi dahar tidak hanya dianggap sebagai kegiatan tradisi itu juga dianggap sebagai cara untuk menunjukkan rasa syukur dan memperkuat hubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses tradisi maturi dahar pada masyarakat Kuin Utara.

Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan tradisi maturi dahar pada Masyarakat Kuin Utara. Subjek dalam penelitian ini yaitu Pelaksana tradisi sekaligus masyarakatKuin Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu analisis menurut Miles Huberman. Proses analisis mencakup tiga langkah utama yaitu menyederhanakan dan memilih data penting, menyajikan data agar mudah dipahami, serta menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang sudah dianalisi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis maturi dahar meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Berbagai hidangan khas seperti nasi kebuli, katupat saraba tujuh, dan makanan tradisional lainnya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap Sultan Suriansyah, tradisi maturi dahar juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya Banjar. Keberlangsungan tradisi maturi dahar menunjukkan bahwa masyarakat Kuin Utara masih memiliki kesadaran yang kuat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Banjar.

Simpulan dalam penelitian ini adalah tradisi maturi dahar pada masyarakat Kuin Utara masih dilaksanakan secara turun-temurun. Tradisi ini merupakan warisan budaya yang masih dipertahankan oleh masyarakat dalam rangka bentuk penghormatan terhadap tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Banjar. Keberlangsungan tradisi maturi dahar menunjukkan adanya komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian dan dokumentasi yang berkelanjutan agar tradisi maturi dahar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Banjar.

Kata Kunci: Tradisi Maturi Dahar, Masyarakat Banjar, Pelestarian Budaya.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI