DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI PADI GOGO DI DESA ARTAIN KECAMATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:RIPALDO GINTING
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-31


Padi gogo menjadi salah satu pilihan usaha tani lahan kering di wilayah berbukit dengan akses irigasi terbatas, namun tingkat pendapatan dan kelayakan usaha taninya di Desa Artain, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar belum banyak diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik budidaya, menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usaha tani padi gogo, serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi petani beserta upaya pemecahannya. Penelitian menggunakan metode survei dengan 30 petani sampel dari populasi 146 petani padi gogo, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk aspek biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usaha tani (RCR), serta deskriptif kualitatif untuk aspek permasalahan usaha tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani padi gogo dilakukan secara tradisional pada lahan kering tadah hujan tanpa alat mesin pertanian, menggunakan benih lokal varietas Buyung, dengan dosis pemupukan Urea (50,22 kg/ha) dan NPK (50,18 kg/ha) yang masih di bawah anjuran. Rata-rata total biaya usaha tani adalah Rp10.692.164 per usaha tani (Rp7.114.637/ha), penerimaan Rp14.612.833 per usaha tani (Rp9.540.044/ha), pendapatan Rp13.017.169 per usaha tani (Rp8.478.379/ha), dan keuntungan Rp3.920.669 per usaha tani (Rp2.425.406/ha), dengan nilai RCR sebesar 1,342 yang menunjukkan usaha tani ini layak diusahakan meskipun dengan margin keuntungan yang relatif tipis. Permasalahan utama yang dihadapi petani meliputi ketergantungan penuh pada tenaga kerja manual, serangan hama bangkui (Macaca fascicularis) dan lalat bibit (Atherigona oryzae) serta penyakit bercak daun coklat (Helmintosporium oryzae), keterbatasan akses pemasaran akibat keterisolasian lokasi, serta keterbatasan modal yang menghambat penerapan dosis pemupukan sesuai anjuran. Penguatan kelembagaan kelompok tani dan perbaikan infrastruktur transportasi menjadi upaya pemecahan yang disarankan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI