DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PETANI BUNGA MELATI MENGHADAPI FLUKTUASI HARGA JUAL DI DESA JINGAH HABANG ILIR, KECAMATAN KARANG INTAN, KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | NAELALMUNA REVALIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-31 |
Pendapatan petani menjadi tidak stabil karena harga bunga melati berubah-ubah di Desa Jingah Habang Ilir, yang mempengaruhi keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Ada sejumlah variabel yang berkaitan dengan kondisi pasar dan produksi pertanian yang berkontribusi pada perubahan harga yang tidak menentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan harga jual bunga melati serta metode yang digunakan petani untuk menyesuaikan diri dengan keadaan ini.
Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan fokus pada penelitian deskriptif. Data yang digunakan berasal dari sumber primer dan sekunder, dengan narasumber termasuk petani bunga melati, pengepul, dan pihak terkait lainnya di Desa Jingah Habang Ilir. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Proses analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fluktuasi harga bunga melati dipengaruhi oleh permintaan pasar yang bersifat musiman, panen bersamaan, kondisi cuaca, peranan pengepul, serta kelemahan dalam organisasi petani. Selain itu, bunga melati yang cepat busuk mengharuskan petani untuk segera menjual hasil panen walaupun harga yang ditawarkan sedang rendah. (2) Strategi yang diambil oleh petani adalah tetap menjual dengan harga rendah, mengurangi tenaga kerja upahan dengan memanfaatkan anggota keluarga sebagai tenaga kerja, serta melakukan diversifikasi dengan menanam tanaman lain untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani melati menggunakan berbagai strategi adaptasi untuk mempertahankan ekonomi rumah tangga mereka di tengah fluktuasi harga jual yang tidak stabil. Namun, strategi-strategi yang digunakan tetap sederhana, individual, dan berfokus pada kebutuhan sehari-hari.
Penelitian ini menyarankan agar petani memperkuat kerja sama kelompok tani dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih baik untuk meningkatkan posisi tawar petani. Selain itu, diperlukan dukungan pemerintah dalam pembinaan, akses informasi pasar, dan pengembangan pengolahan hasil pertanian guna membantu petani menghadapi fluktuasi harga jual bunga melati.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI