DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI DI KELURAHAN LOKTABAT UTARA KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD ARLI AL-GHIFARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-02 |
Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi rumah tangga petani di Kelurahan Loktabat Utara Kota Banjarbaru.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani aktif berusahatani di Kelurahan Loktabat Utara, yang tergabung dalam 14 kelompok tani aktif dengan 199 anggota petani. Sampel penelitian berjumlah 30 orang petani yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria keaktifan berusahatani, keanggotaan dalam kelompok tani aktif,domisili diKelurahanLoktabatUtara,pengalamanusahataniminimalsatutahun,dan kesediaan memberikan informasi.
Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan karakteristik sosial (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman usahatani, dan keanggotaan kelompok tani) dan karakteristik ekonomi (luas lahan, status kepemilikan lahan, jumlah tanggungan keluarga, sumber modal, pendapatan, kepemilikan aset, dan pengeluaran rumah tangga) petani melalui tabel distribusi frekuensi, persentase, serta statistik deskriptif berupa rata-rata, nilai minimum, dan nilai maksimum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, mayoritas petani berusia 51-60 tahun (33,33%), berjenis kelamin laki-laki (90%), berpendidikan SMP (46,67%), dan memiliki pengalaman usahatani 6-14 tahun (30%), dengan tingkat partisipasi dalam kelompok tani yang tinggi (80% merupakan anggota aktif). Secara ekonomi, penguasaan lahan didominasi skala kecil hingga sedang (83,33% seluas ≤1,0 ha) dengan status kepemilikanmiliksendiri(83,33%),danpermodalanusahatanimayoritasberasaldarimodal sendiri (66,67%). Struktur pendapatan rumah tangga didominasi oleh pendapatan on-farm (89,02%), dengan total pendapatan rata-rata Rp37.883.333 per tahun (Rp3.156.944 per bulan), sedikit di bawah UMR Kota Banjarbaru tahun 2025 sebesar Rp3.271.229. Diversifikasi pendapatan masih terbatas, tercermin dari kontribusi non-farm yang hanya 10,14% dan off-farm 0,84%. Pengeluaran rumah tangga rata-rata mencapai Rp42.867.067 pertahun,didominasiolehkebutuhanpangan(48%)dancicilanutang/kredit(20,59%),yang melampaui rata-rata pendapatan bulanan sehingga mengindikasikan kerentanan ekonomi pada rumah tangga petani.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI