DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN TINGKAT PENCAHAYAAN ALAMI, LUAS VENTILASI, DAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA BAYI DAN BALITA (Studi Observasional Analitik di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2)
PENGARANG:FREDIKO OKTA VALERIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-03


Tuberkulosis paru adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pada anak-anak, gejala tuberkulosis bersifat nonspesifik, mirip dengan infeksi saluran pernapasan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pencahayaan alami, luas ventilasi, dan paparan asap rokok dengan tuberkulosis paru pada bayi dan balita di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Kasus-Kontrol. Sampel penelitian menggunakan rasio 1:1, yaitu sampel kasus sebanyak 25 bayi dan balita dan sampel kontrol sebanyak 25 bayi dan balita. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pencahayaan alami (p = 0,768) dengan tuberkulosis paru pada bayi dan balita, terdapat hubungan antara luas ventilasi (p = 0,043, OR = 4,030) dengan tuberkulosis paru pada bayi dan balita, dan tidak ada hubungan antara paparan asap rokok (p = 0,197) dengan tuberkulosis paru pada bayi dan balita. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI