DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI CABAI TIUNG TANJUNG DI KECAMATAN MUARA UYA KABUPATEN TABALONG | |
| PENGARANG | : | DANIEL ARITONANG | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Cabai Tiung Tanjung merupakan varietas cabai rawit lokal unggulan Kabupaten Tabalong, telah terdaftar resmi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui SK Nomor 140/Kpts/PV.240/D/IV/2023. Produktivitasnya tergolong tinggi, mencapai 13,25 hingga 16,41 ton per hektare pada kondisi optimal, dengan cita rasa pedas khas dan daya adaptasi baik di berbagai ketinggian lahan. Sejak 2023, Kecamatan Muara Uya ditetapkan sebagai pusat pembenihan dan pengembangan komoditas ini, namun kajian ilmiah tentang kelayakan finansial usahataninya masih sangat terbatas. Penelitian ini disusun untuk mengurai dua persoalan sekaligus, pertama menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani, kedua menilai kelayakan finansialnya. Penelitian berlangsung November 2025 sampai Mei 2026 dengan metode sensus terhadap 35 petani Cabai Tiung Tanjung, mengacu data Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Muara Uya tahun 2025, mencakup satu periode produksi penuh Januari–Desember 2025. Biaya total rata-rata tercatat Rp22.310.256 per usahatani, terdiri biaya eksplisit Rp17.158.528 atau 76,91 persen yang didominasi pupuk sebesar 32,60 persen, serta biaya implisit Rp5.151.728 atau 23,09 persen yang didominasi tenaga kerja dalam keluarga sebesar 80,68 persen. Rata-rata penerimaan mencapai Rp45.510.471 dengan produksi 961 kilogram per usahatani, sementara pendapatan dan keuntungan masing-masing Rp28.351.944 dan Rp23.200.215. Nilai R/C rasio sebesar 2,04 menegaskan usahatani ini layak dan menguntungkan secara finansial, sebab setiap rupiah biaya menghasilkan penerimaan Rp2,04.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI