DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MODIFIKASI BIOCHAR KULIT BATANG SAGU (Metroxylon sagu) MENGGUNAKAN DOPING NITROGEN DARI UREA MELALUI METODE HIDROTERMAL SEBAGAI ADSORBEN CONGO RED | |
| PENGARANG | : | HAVARD BRYAN FERNANDO HARYANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Biochar kulit sagu (Metroxylon sagu) memiliki potensi sebagai adsorben untuk menghilangkan zat warna dari limbah cair, namun kinerjanya perlu ditingkatkan melalui modifikasi permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan memodifikasi biochar kulit sagu (BC) dengan urea serta mengevaluasi karakteristik dan kinerjanya sebagai adsorben zat warna congored melalui uji waktu kontak dan isoterm adsorpsi. Biochar dimodifikasi melalui metode hidrotermal pada suhu 200 ? dengan variasi waktu kontak selama 12, 24, dan 48 jam sehingga diperoleh biochar terdoping nitrogen (BC-NH). Modifikasi menggunakan urea dapat diintroduksikan sebagai gugus fungsi yang mengandung nitrogen pada permukaan biochar sehingga meningkatkan interaksi antara adsorben dan adsorbat. Material dikarakterisasi menggunakan spektroskopi ATR-FTIR dan analisis luas permukaan spesifik untuk mengevaluasi gugus fungsi dan tekstur permukaan. Hasil karakterisasi menggunakan ATR-FTIR menunjukkan adanya pita serapan pada 1553 cm-1 dan 1016 cm-1, yang teridentifikasi secara berturut-turut sebagai ikatan C=N dan C−N. Hasil ini mengindikasikan keberhasilan proses doping nitrogen. Analisis luas permukaan menunjukkan bahwa luas permukaan spesifik biochar awal sebesar 59,90 m²/g menurun menjadi 19,69 m²/g, 24,00 m²/g, dan 37,57 m²/g pada BC-NH12, BC-NH24, dan BC-NH48, tetapi cenderung meningkat seiring bertambahnya waktu hidrotermal. Kinerja adsorpsi terhadap congo red menunjukkan bahwa data isoterm lebih sesuai dengan model Langmuir dibandingkan model Freundlich, dengan waktu kontak optimum sebesar 40 menit. Hasil adsorpsi menunjukkan bahwa biochar yang dimodifikasi urea dengan waktu hidrotermal 48 jam (BC-NH48) memberikan kapasitas adsorpsi tertinggi sebesar 2,38 mg/g terhadap congo red, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai adsorben zat warna congo red.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI