DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SKRIPSI SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA BALOK LAMINASI DARI CAMPURAN BAMBU AMPEL (Bambusa vulgaris) DAN KAYU AKASIA (Acacia mangium) | |
| PENGARANG | : | GUSTI YADID RAMADO RAZALI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik (kadar air dan berat jenis) dan sifat mekanik (Modulus Elastisitas/MoE dan Modulus Patah/MoR) dari balok laminasi campuran Bambu Ampel (Bambusa vulgaris) dan Kayu Akasia (Acacia mangium), serta menentukan perlakuan komposisi terbaik. Latar belakang penelitian didasarkan pada penurunan drastis produksi kayu bulat dari hutan alam dan tingginya permintaan material konstruksi di Kalimantan Selatan, sehingga diperlukan diversifikasi material melalui teknologi Laminasi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Pembuatan balok laminasi menggunakan perekat Polyvinyl Acetate (PVAc) dengan berat labur 300 g/m² melalui sistem pengempaan dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi bahan baku berpengaruh nyata terhadap kadar air, berat jenis, dan MoR, namun tidak berpengaruh nyata terhadap MoE. Nilai rata-rata kadar air berkisar 12,04%–17,12%, berat jenis 0,62–0,67 (Kelas Kuat II), MoE 9.184–14.494 kg/cm² (Kelas Kuat V), dan MoR 271,40–432,69 kg/cm² (Kelas Kuat IV berdasarkan PKKI 1961). Perlakuan E (100% Akasia) merupakan perlakuan mandiri terbaik karena menghasilkan MoR tertinggi dan kadar air stabil. Namun, sebagai komposit hibrida, Perlakuan C (50% Bambu : 50% Akasia) direkomendasikan karena memiliki berat jenis tertinggi dan memenuhi standar Japanese Agricultural Standard (JAS) 234:2003 untuk komponen non-struktural seperti mebel dan panel dinding.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI