DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DAMPAK INDUSTRI PENGOLAHAN JAWA TIMUR TERHADAP PEREKONOMIAN KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | NOVI APRIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu pusat industri pengolahan terbesar di Indonesia memiliki hubungan ekonomi yang erat dengan Provinsi Kalimantan Selatan melalui aktivitas perdagangan barang industri dan pemanfaatan bahan baku. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan Tabel Interregional Input–Output (IRIO) Indonesia Tahun 2016 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan melalui analisis kontribusi, keterkaitan ke depan dan ke belakang, serta analisis dampak terhadap output, pendapatan, dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan Jawa Timur berkontribusi sebesar 0,087% terhadap permintaan antara, 3,37% terhadap permintaan akhir domestik, dan 1,29% terhadap total output Kalimantan Selatan. Nilai keterkaitan ke depan sebesar 4,199 dan keterkaitan ke belakang sebesar 1,520. Simulasi investasi sebesar Rp60,96 triliun menghasilkan tambahan output sebesar Rp48,035 miliar, pendapatan sebesar Rp2,647 miliar, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 123 orang di Kalimantan Selatan.
Kata Kunci: Industri Pengolahan; Interregional Input-Output; Keterkaitan Ekonomi; Dampak Ekonomi; Kalimantan Selatan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI