DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Tingkat Penggunaan Hidrolisat Bungkil Inti Sawit Dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Ayam Petelur
PENGARANG:ALDAMA BUMANTARA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Biaya pakan yang mencapai lebih dari 70% dari total biaya produksi ayam petelur serta ketergantungan pada bahan pakan impor seperti jagung dan bungkil kedelai mendorong perlunya eksplorasi bahan pakan lokal alternatif. Bungkil inti sawit (BIS) yang telah dihidrolisis berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi dalam ransum ayam petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat penggunaan optimal hidrolisat BIS terhadap performans produksi ayam petelur, yang diukur melalui konsumsi ransum, hen day average (HDA), dan Perubahan Bobot Badan Harian. Penelitian dilaksanakan di Farm CV. Sungai Sipai, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, selama bulan Maret sampai Mei 2026, menggunakan ayam petelur Hy-Line Brown. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan (P0 = 0%, P1 = 10%, P2 = 15%, P3 = 20%, dan P4 = 25% hidrolisat BIS) dan empat ulangan, sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hidrolisat BIS dalam ransum tidak memberikan pengaruh nyata (p>0,05) terhadap konsumsi ransum (447,00–448,00 g/hari), HDA (63,00–83,25%), maupun Perubahan Bobot Badan Harian (berkisar -2,68 g sampai -0,02 g). Disimpulkan bahwa penggunaan hidrolisat BIS hingga taraf 25% dalam ransum tidak memengaruhi performans produksi ayam petelur, sehingga tingkat penggunaan optimalnya belum dapat ditentukan, namun bahan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai salah satu bahan baku pakan alternatif lokal dalam ransum ayam petelur.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI