DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) (Analisis Data SKI di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023) Havisa Ermiyanty
PENGARANG:HAVISA ERMIYANTY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan faktor penting dalam keberhasilan pengobatan dan pencegahan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum OAT pada pasien tuberkulosis paru berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 76 pasien tuberkulosis paru yang sedang menjalani pengobatan, dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari kuesioner SKI 2023 dan dianalisis menggunakan uji Chi-square atau Fisher Exact Test pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (p=0,506), status pekerjaan (p=0,744), efek samping OAT (p=0,266), dan jarak ke fasilitas pelayanan kesehatan (p=0,189) tidak berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan minum OAT. Sebaliknya, peran Pengawas Menelan Obat (PMO) berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum OAT (p<0,001), di mana pasien yang memiliki PMO yang berperan menunjukkan tingkat kepatuhan yang lebih tinggi. Disimpulkan bahwa peran PMO merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum OAT pada pasien tuberkulosis paru di Provinsi Kalimantan Selatan. Penguatan peran PMO melalui edukasi, pendampingan, dan pemantauan secara berkelanjutan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan tuberkulosis.
Kata Kunci: Kepatuhan, Obat Anti Tuberkulosis, Pengawas Menelan Obat (PMO)

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI