DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK ASAM TEREFTALAT DARI p-XYLENE DAN OKSIGEN DENGAN PROSES AMOCO KAPASITAS 250.000 TON/TAHUN
PENGARANG:MUHAMMAD NUR WAHYUDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Asam tereftalat (TPA) secara komersial diproduksi melalui proses Amoco, yakni oksidasi senyawa p-xylene, yang merupakan proses utama dalam industri kimia untuk menghasilkan senyawa ini secara massal. Proses Amoco telah terbukti sebagai metode yang paling efisien dan banyak digunakan dalam industri karena mampu menghasilkan konversi tinggi hingga 98% dengan yield produk mencapai 95%. Proses Amoco menggunakan asam asetat sebagai pelarut dan katalis logam berat multivalen, di mana kobalt selalu digunakan sebagai katalis utama, sedangkan mangan berperan sebagai logam tambahan dan bromin sebagai sumber radikal bebas. Katalis kobalt asetat, mangan asetat, HBr dan asam asetat dimasukkan ke dalam mixer hingga homogen. p-Xylene, keluaran mixer, dan oksigen dimasukkan ke reaktor bubble column yang dioperasikan pada suhu 191°C dan tekanan 13 atm. Reaksi akan berlangsung secara eksotermis sehingga membutuhkan pendingin berupa coil pada vessel reaktor bubble column. Produk reaktor dipisahkan menggunakan centrifuge. Cairan dari centrifuge berupa sisa p-xylene, asam asetat, dan katalis dialirkan ke vaporizer sehingga asam asetatnya terpisah. Sisa asam asetat diumpakan ke menara distilasi untuk memisahkan asam asetat dengan air. Adapun padatan dari centrifuge berupa produk utama yaitu TPA, dilakukan pengeringan melalui rotary dryer untuk mengurangi kadar air pada produk, kemudian ukurannya direduksi menggunakan ball mill dan vibrating screen sehingga ukurannya seragam.

Pabrik direncanakan berdiri di tahun 2030 dengan kapasitas 250.000 ton/tahun, di daerah Kawasan Industri Tuban, Jawa Timur seluas 52.056 m2. Bentuk perusahaan direncanakan sebagai Perseroan Terbatas (PT), dengan operasional 320 hari selama satu tahun, serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 197 orang. Hasil analisis ekonomi memberikan modal tetap sebesar Rp.2.126.954.195.490,53, dan diperoleh hasil penjualan sebesar Rp.4.381.929.000.000,00. Selain itu, diperoleh return on investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak sebesar 27% dan 22% Pay out time (POT) diperkirakan selama 2,83 tahun sebelum pajak, dan 3,35 tahun sesudah pajak, sedangkan rasio net present value (NPV) sebesar 1,48 dengan interest rate of return (IRR) 26,92%. Adapun break even point (BEP) diperoleh sebesar 56% dengan shut down point (SDP) sebesar 27%. Sehingga berdasarkan evaluasi tersebut, pabrik asam tereftalat dari p-xylene dan oksigen proses Amoco kapasitas 250.000 ton/tahun layak untuk dikaji kembali dan dipertimbangkan.

 

Kata kunci: Amoco; bubble column reactor; oksidasi; p-xylene; terephthalic acid (TPA)

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI