DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PANOPI PADA MUATAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN KELAS IV DI SDN KUIN CERUCUK 3 BANJARMASIN
PENGARANG:METTA CAROLINE SETIADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Setiadi, Metta Caroline. 2026 Meningkatkan Keterampilan berpikir kritis, Pemecahan Masalah dan Kolaborasi siswa pada Muatan Matematika Materi Pecahan Kelas IV SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Herti Prastitasari, M.Pd.

Kata kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Model PANOPI

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa pada pembelajaran Matematika materi pecahan di kelas IV SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami masalah, menganalisis informasi, menentukan strategi penyelesaian, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan Model PANOPI yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered heads Together (NHT) dan Picture in Picture.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam beberapa pertemuan pada semester genap. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin yang terdiri atas siswa laki-laki dan siswa perempuan. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan kolaborasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dan mencapai kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga meningkat hingga mencapai kriteria yang diharapkan. Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir dan telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Keterampilan pemecahan masalah juga meningkat hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Keterampilan kolaborasi turut mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan pada pertemuan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PANOPI mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa pada pembelajaran Matematika materi pecahan di kelas IV SDN Kuin Cerucuk 3 Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI