DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI MENGGUNAKAN MODEL PERMATA PADA MURID KELAS 3 SDN KARANG MEKAR 9 KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:AULIA AISYAH AZZAHRO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Azzahro, Aulia Aisyah, 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah dan Kolaborasi Menggunakan Model PERMATA pada Murid Kelas III SDN Karang Mekar 9 Kota Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar,Fakultas KeguruandanIlmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.

Pembimbing:Dr.Noorhapizah,S.T.,M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, PERMATA. Permasalahanpenelitianiniadalah rendahnyaketerampilanberpikirkritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran Matematika akibat pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah, ketergantungan murid pada guru, serta kerja kelompok yang belum optimal. Upaya mengatasinya dilakukan melalui penerapan model PERMATA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta hasil belajar murid.

PenelitianinimerupakanPenelitianTindakanKelas(PTK)yangdilaksanakan dalam empat pertemuan pada 13 murid kelas III SDN Karang Mekar 9 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta tes hasil belajar.

 

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari skor 30 dengan kriteria “Baik” menjadi skor 40 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas murid meningkat dari 38% dengan kriteria “Sebagian Kecil Murid Sangat Aktif” menjadi 85% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 31% dengan kriteria “Sebagian Kecil Murid Sangat Terampil” menjadi 85% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil”. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 46% dengan kriteria “Hampir Setengah Murid Sangat Terampil” menjadi 85% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil”. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 38% dengan kriteria “Sebagian Kecil Murid SangatTerampil” menjadi100%dengan kriteria “Seluruh Murid Sangat Terampil”, sehingga hasil belajar murid meningkat dari 31% menjadi 92%.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model PERMATAdapatmeningkatkanaktivitasguru,aktivitasmurid,keterampilanberpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, serta hasil belajar Matematika murid kelas III SDN Karang Mekar 9 Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI