DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KAPASITAS SUMP PADA TAMBANG BATUBARA DI PIT PARADISE PT PAMAPERSADA NUSANTARA DISTRIK ASMI KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
PENGARANG:MUHAMMAD ILHAM MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Sistem penyaliran tambang sangat krusial dalam menjaga kelancaran operasional tambang terbuka Pit Paradise PT Pamapersada Nusantara Distrik ASMI. Penelitian ini bertujuan menganalisis sumber akumulasi air, mengevaluasi kapasitas sump aktual, serta merumuskan rekomendasi kapasitas penampungan air sesuai Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Penelitian dilakukan pada  Sump Lombok, Sump Merak dan Sump Samosir dengan menganalisis data curah hujan 10 tahun (2016-2025), pemetaan catchment area, serta pengukuran debit pemompaan periode 30 April-15 Mei 2026. Analisis frekuensi metode Gumbel menghasilkan curah hujan rencana periode ulang 5 tahun sebesar 166,22 mm/hari dengan intensitas hujan metode Mononobe sebesar 15,04 mm/jam. Luas catchment area Sump Lombok, Merak dan Samosir berturut-turut adalah 85,5 Ha, 99,4 Ha, dan 86,9 Ha, yang menghasilkan akumulasi air tambang harian sebesar 88.884,22 m³/hari, 90.874,75 m³/hari dan 89.245,34 m³/hari. Berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 (1,25 kali volume air selama 84 jam), kapasitas sump rekomendasi yang dibutuhkan adalah 388.868,47 m³ untuk Sump Lombok, 397.577,03 m³ untuk Sump Merak dan 390.448,38 m³ untuk Sump Samosir. Kapasitas sump aktual saat ini belum mencukupi untuk menampung puncak air limpasan sehingga perlu dilakukan pembesaran dimensi sump dan penyesuaian kapasitas pemompaan guna menjaga prinsip water balance.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI