DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI PADA AREA TOPSOIL DAN REKLAMASI MENGGUNAKAN METODE USLE PADA PIT SITARUM, PT BINUANG MITRA BERSAMA BLOK DUA KABUPATEN TAPIN, KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | FITRIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
ABSTRAK
Kegiatan penambangan batu bara berpotensi meningkatkan laju erosi akibat perubahan kondisi permukaan lahan, terutama pada
lahan topsoil dan reklamasi yang belum mencapai kondisi stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kehilangan tanah kedua area
tersebut maka dilakukan rekomendasi pengendalian erosi dari hasil analisis. Faktor yang dianalisis meliputi erosivitas hujan (R),
erodibilitas tanah (K), topografi (LS), faktor tutupan vegetasi(C), serta tindakan konservasi tanah (P). Hasil penelitian area topsoil mencapai
1.412,2830 t/h/t dengan TBE V , sedangkan area reklamasi memiliki laju erosi sebesar 34,3145 t/h/t yang termasuk TBE II. Perbedaan
tersebut dipengaruhi oleh karakteristik tanah, topografi, penutup tanah, dan konservasi lahan . Simulasi perubahan geometri lereng pada
area topsoil mampu menurunkan laju erosi menjadi 57,8908 t/h/t, sehingga TBE berubah menjadi II . Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengaturan dimensi lereng yang sesuai serta pemeliharaan vegetasi merupakan strategi penting untuk meminimalkan erosi. Disarankan
agar perusahaan melakukan pengelolaan dimensi lereng dengan tepat menggunkan dimensi yan di rekomendasikan.
Kata-kata kunci: Laju erosi, tambang batubara, kemiringan lereng, revegetasi, konservasi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI