DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS TATANIAGA TBS KELAPA SAWIT PADA PETANI SWADAYA DI DESA BINUANG KECAMATAN BINUANG KABUPATEN TAPIN | |
| PENGARANG | : | AZMAH HIDAYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Desa Binuang merupakan desa sentra perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, dengan adanya perkebunan kelapa sawit dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat. Harga TBS yang diterima petani swadaya sangat dipengaruhi oleh faktor lokasi dan struktur kelembagaan pasar. Maka dari itu, perlu diketahui lebih lanjut mengenai saluran tataniaga yang dilakukan.Penelitian bertujuan untuk menganalisis kondisi tataniaga, biaya, margin dan keuntungan serta efisiensi TBS kelapa sawit.Responden petani dipilih dengan menggunakan teknik random sampling dengan jumlah responden adalah 30 Orang. Analisis data yang digunakan untuk tujuan pertama adalah analisis deskriptif, untuk menjawab tujuan kedua menggunakan rumus biaya, margin, farmer’s share, keuntungan, dan efisiensi tataniaga. Berdasarkan hasil analisis kondisi tataniaga TBS kelapa sawit di Desa Binuang terdiri atas dua saluran pemasaran, yaitu Saluran I (Petani → Pabrik) dan Saluran II (Petani → Pedagang Pengumpul → Pabrik). Saluran I memiliki margin sebesar 0% biaya Rp 450 pendapatan bersih Rp 2.950 efisiensi 13,24% dan Saluran II untuk margin sebesar 9,72% biaya Rp 275 keuntungan Rp 215 efisiensi 7,64%. Efisiensi tataniaga TBS kelapa sawit menunjukkan bahwa kedua saluran pemasaran termasuk kategori efisien karena memiliki nilai efisiensi pemasaran di bawah 50%. Berdasarkan rasio efisiensi biaya pemasaran, Saluran II lebih efisien secara operasional karena memiliki nilai efisiensi yang lebih kecil.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI