DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merrill ) pada Tanah Ultisol di Batakan. | |
| PENGARANG | : | JAINAH - 1360 | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-15 |
PGPR merupakan produk hayati yang berperan sebagai pemicu pertumbuhan, penyedia hara dapat mengendali patogen dan mampu mempercepat pertumbuhan tanaman. Pupuk kandang ayam merupakan pupuk organik yang dapat memperbaiki kesuburan tanah dan dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.Tanah ultisol merupakan tanah yang mudah tererosi sehingga miskin bahan organik dan hara. Kedelai merupakan bahan pangan yang kebutuhannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi serta perlakuan terbaik PGPR dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai pada tanah ultisol di Batakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi PGPR (J)(main plot) terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa perlakuan (j0), 7,5 ml PGPR/ l air (j1), 15 ml PGPR/ l air (j2) dan 22,5 ml PGPR/ l air (j3) dan faktor kedua adalah Pupuk Kandang Ayam (H) sebagai anak petak (sub plot) terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa perlakuan (h0), 10 t/ha-1 (60 g tanaman) (h1) dan 20 t/ha-1 (120 g tanaman) (h2). Hasil penelitian menunjukan PGPR dengan pupuk kandang ayamtidak terjadi interaksiterhadap semua peubah. Adapun perlakuan terbaik PGPR terdapat pada konsentrasi 15 ml/ l air (j2) terhadap tinggi dan umur panen sedangkan pada pupuk kandang ayam perlakuan 20 t/ha-1 (h2) merupakan dosis terbaik terhadap tinggi tanaman, nodul akar tanaman, polong tanaman dan berat 100 biji.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI