DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI, BERPIKIR KRITIS, DAN KOMUNIKASI SISWA PEMBELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PANAH KELAS IV
PENGARANG:ANNISA FITRIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-08


ABSTRAK

Fitriani, Annisa (2026) Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi, Berpikir Kritis 

dan Komunikasi Siswa pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model 

Pembelajaran PANAH di Kelas IV SDN Sungai Lulut 7. Skripsi Program 

S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakulas Keguruan Ilmu Pendidikan, 

Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Wahdah Refia 

Rafianti, S.Sn., M.Pd.

Kata Kunci: Model PANAH, Aktivitas Guru, Aktivitas Siswa, Keterampilan 

Kolaborasi, Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi, Hasil 

Belajar

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan

kolaborasi, berpikir kritis, komunikasi, dan hasil belajar dalam pembelajaran IPAS. Hal 

tersebut disebabkan karena proses pembelajaran hanya bersifat satu arah, pembelajaran 

kurang menarik dan menyenangkan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut 

adalah dengan menerapkan model PANAH dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini 

adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, dan menganalisis aktivitas siswa,

keterampilan kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan 

hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang 

dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian adalah siswa kelas IV SDN 

Sungai Lulut 7 yang berjumlah 22 orang siswa terdiri dari 9 orang siswa lak-laki dan 

13 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Jenis data dalam 

penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data data kualitatif diperoleh 

melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan kolaborasi siswa, 

keterampilan berpikir kritis siswa, keterampilan komunikasi siswa. Data kuantitatif 

diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis. Analisis data dalam penelitian 

ini menggunakan deskriptif analisis.

 Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap 

aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 22 pada pertemuan I menjadi 

32 pada pertemuan IV. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, dari 23% pada 

pertemuan I menjadi 91% pada pertemuan IV. Keterampilan kolaborasi siswa 

menunjukkan perkembangan dari 23% pada pertemuan I menjadi 91% pada pertemuan

IV.

Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan perkembangan dari 18% pada 

pertemuan I menjadi 82% pada pertemuan IV. Keterampilan komunikasi siswa 

menunjukkan perkembangan dari 23% pada pertemuan I menjadi 91% pada pertemuan 

IV. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaakn model 

PANAH dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir 

kritis, dan hasil belajar siswa.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI